Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Institute menerima kunjungan delegasi Kyushu Asia Institute of Leadership (KAIL) di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2025).
Pertemuan ini membahas peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, transportasi, infrastruktur, pembiayaan, hingga pendidikan vokasi.
Ketua Pengurus Kadin Indonesia Institute Mulya Amri menjelaskan, bahwa pertemuan tersebut membuka banyak peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, transportasi, infrastruktur, pembiayaan, hingga pendidikan vokasi.
“Dari diskusi tadi terbuka banyak sekali kesempatan. Antara lain KAIL sedang mengembangkan teknologi kendaraan minim penggunaan bahan bakar fosil, termasuk pembahasan soal electric vehicle dan teknologi hybrid. Kami juga membicarakan teknologi informasi untuk memperluas layanan kesehatan hingga daerah terpencil, serta peluang kerja sama di sektor energi terbarukan,” kata Mulya.
Lebih lanjut kata Mulya, Jepang memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan seperti nuklir dan hydropower. Indonesia, berpotensi belajar sekaligus menjajaki investasi dari Jepang di bidang tersebut.
“(Jadi) bagaimana kita bisa belajar dari Jepang dalam hal itu mudah-mudahan kita juga bisa dapat investasi selanjutnya dari Jepang,” tukas Mulya.
Sementara itu, Ketua Pengurus KAIL Koichi Hashida, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memahami perkembangan Indonesia maupun Singapura, serta berbagi pengalaman dari Jepang.
“Melalui kunjungan ini kami berharap dapat memahami perkembangan Indonesia dan Singapura, lalu membawa pengetahuan tersebut kembali ke daerah Kyushu. Pada kesempatan ini juga kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman kami supaya bisa bermanfaat,” tutur Hashida.
“Ini bagian dari field trip langsung ke lapangan, dan saya sangat senang bisa bertemu dengan para hadirin di waktu ini. Semoga kita tetap bisa berinteraksi lebih lanjut,” tutup Hashida.
Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan Kadin Indonesia David Utama dan Wakil Ketua Pengurus Kadin Indonesia Institute Yuri Harya Hidayat.