Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan pandangannya mengenai kondisi perekonomian nasional saat ini.
Menurut Anin sapaan akrabnya, pertumbuhan ekonomi masih berada dalam jalur yang sesuai dengan proyeksi.
Hal ini disampaikan Anin usai menghadiri acara open house Menteri Investasi dan Hilirisasi//Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, dalam perayaan Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025 hari kedua.
Acara tersebut berlangsung di kediaman Rosan di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/4/2025).
“Tentu biasa, ini kan baru bulan Maret menuju April. Jadi naik turun per kuartal itu biasa. Tapi kita melihat, target ekonomi bisa tercapai. Dan juga ekspor, itu setiap bulannya, menambah positifnya 2,5-3 juta dolar AS,” ujar Anin.
Ia juga menekankan bahwa prospek perekonomian untuk tahun ini dan jangka panjang masih menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
“Juga investasi di tahun 2024, itu kalau tidak salah Rp900 triliun. Di atas Rp900 triliun tahun sebelumnya. Jadi kalau investasi dan juga pendagangan itu naik, tentu dengan sendirinya, economic growth akan mencapai target,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anin optimistis bahwa setelah Lebaran, aktivitas ekonomi akan kembali bergerak lebih aktif.
“Dan kita juga melihat bahwa ekonomi setelah Lebaran ini baru mulai akan bergeliat lagi. Jadi saya rasa sih, saya tidak khawatir bahwa semuanya masih sesuai dengan target,” jelasnya.
Sebagai informasi, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% dengan inflasi yang dijaga pada tingkat 2,5%.