Palangkaraya – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2025 yang dirangkai dengan peluncuran Program Mahasiswa Entrepreneur Miliarder Huma Betang (MATANG). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luwansa, Palangkaraya, Provinsi Kalteng, pada 22-23 Desember 2025.
Wakil Ketua Umum Wilayah Kalimatan Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari, yang hadir mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan bahwa Rapimprov adalah forum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Kadin, dan dunia usaha, sekaligus menyiapkan langkah strategis menghadapi dinamika ekonomi.
Menurut Andi, program MATANG juga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi pengusaha lokal yang tangguh dan berdaya saing.
“Program MATANG yang diluncurkan Kadin Provinsi Kalimantan Tengah merupakan langkah konkret mencetak entrepreneur muda dan miliarder masa depan. Kadin Indonesia mendorong seluruh jajaran Kadin provinsi untuk menjaga semangat kolaborasi agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” terang Andi.
Lebih lanjut, Ketua Umum Kadin Provinsi Kalteng Rahmat Nasution Hamka menekankan bahwa peran strategis Kadin sebagai mitra pemerintah dan wadah bagi para pengusaha dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
“Rapimprov ini merupakan forum penting untuk meningkatkan sinergi antara Kadin, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, agar program-program strategis, seperti pengembangan UMKM, agribisnis, kehutanan, dan pariwisata, dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung yang hadir mewakili Gubernur Provinsi Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Kadin memiliki peran strategis dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi daerah ke depan melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
“Di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menangkap berbagai peluang ekonomi,” katanya.
Dijelaskan Leonard bahwa Provinsi Kalteng memiliki potensi besar di berbagai sektor, sehingga Kadin diharapkan mampu membaca peluang serta berkontribusi nyata mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pelibatan generasi muda melalui Program Mahasiswa Entrepreneur MATANG ini sejalan dengan visi Gubernur Provinsi Kalteng untuk menciptakan wirausaha dan miliarder muda,” pungkasnya.