Kadin Indonesia siap membantu pemerintah memperkuat hubungan bilateral bidang ekonomi dengan Turkiye. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan pekan depan akan menjadi babak baru kemitraan strategis kedua negara. Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, potensi kerja sama antara Indonesia dan Turki sangat besar, mengingat kedua negara merupakan anggota G20 dan
Uni Eropa (UE) ingin meningkatkan investasi di berbagai sektor di Indonesia, mulai sektor kesehatan, logistik, teknologi hijau, pasar karbon, hingga pengembangan teknologi digital dan pendidikan vokasi. Untuk mewujudkan minatnya, UE menggandeng Kadin Indonesia. “Dengan populasi 285 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang sangat besar dan potensial,” ujar Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Hubungan Luar Negeri
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyatakan Kadin Indonesia siap mendukung program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang akan segera diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Senin, 10 Februari 2025. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas. Tak hanya itu, Anin, sapaan akrab
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk berperan aktif dalam program ambisius pembangunan tiga juta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini menjadi salah satu fokus utama Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi backlog perumahan yang masih tinggi di Indonesia. Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait, menilai
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menekankan pentingnya meningkatkan investasi langsung (direct investment) dan konsumsi rumah tangga untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih pesat dan inklusif. “Strategi ke depan harus lebih fokus pada peningkatan investasi dan menjaga konsumsi domestik, terutama konsumsi rumah tangga, dengan cara menjaga daya beli masyarakat,” kata Anindya
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, perang dagang (trade war) Amerika Serikat (AS) dengan China dan negara-negara lainnya bisa mendatangkan peluang tersendiri bagi perekonomian Indonesia. Menurut Anindya Bakrie, Indonesia bisa meningkatkan ekspor sejumlah komoditas ke AS yang selama ini dipasok China, misalnya mineral langka atau mineral kritis. “Amerika itu kan butuh
Para pelaku usaha di sektor properti saat ini dihadapkan pada tuntutan untuk menyelaraskan pengembangan dengan standar ESG (environmental, social, governance/ lingkungan, sosial dan tata kelola) yang baik, dapat menarik investasi dan mengadopsi skema green financing (pembiayaan hijau) yang tepat. Berkaitan dengan hal itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan Global Real Estate
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menargetkan nilai perdagangan Indonesia dengan India menembus US$ 120 miliar dalam 10 tahun ke depan. Angka itu melonjak lima kali lipat dari posisi saat ini. “Kadin bersama pemerintah akan memastikan perdagangan dengan India terus membukukan surplus bagi Indonesia,” ujar Anindya Bakrie usai menyertai kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di New
Forum Chief Executive Officer (CEO) India-Indonesia yang dipimpin Co-Chair India, Ajay Shriram dan Co-Chair Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menggelar pertemuan di New Delhi, India, Sabtu (25/1/2025). Mereka merilis pernyataan bersama tentang lima sektor bisnis prioritas, yaitu layanan kesehatan, pangan dan pertanian, manufaktur, energi, serta teknologi. Berikut isi lengkap dokumen pernyataan bersama yang ditandatangani Ajay Shriram dan Anindya Bakrie tersebut: A.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie berdiskusi dengan Presiden Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa di sela-sela pertemuan tahunan World Economic Forum (Forum Ekonomi Dunia) di Davos, Swiss, Rabu (23/1/2025). Keduanya membahas persiapan KTT G20 yang akan digelar di Johannesburg pada November 2025. “Kami berdiskusi tentang persiapan KTT G20 di Johannesburg,